Ini 5 Alasan Kenapa Lo Harus Move On Dari Mantan Terindah!

hu

Ada mantan yang didesain seindah mungkin untuk bikin kita susah move on. Kampret emang ya tuh bocah, bikin orang galau mulu. Besar kemungkinan itulah alasan kenapa Raisa nyiptain lagu Mantan Terindah –untung aja sekarang udah nikah sama Hamish. Itulah kenapa juga gue nggak pernah sanggup nyanyiin lagu Mantan Terindah. Bukan, bukan karena bikin gue galau, tapi karena suara gue nggak nyampe. Gue kalau nyanyi suaranya kayak nenek-nenek lagi asma yang dicekek Hulk. :’)

Well, back to the topic. Definisi mantan terindah setiap orang beda. Ada yang karena mantan itu sosok yang sesuai kriteria pasangan idaman, sosok berbeda dari yang lainnya, atau… aduh… panjang dah ini mah kalo dijabarin. Pokoknya, dengan alasan apa pun lo bertahan untuk nggak move on, gue jabarin nih alasan kenapa lo harus move on mantan terindah!

Kuy mulai direnungi~ 

Supaya berhenti meratapi masa lalu

Sedikit memodifikasi kata Teler Iye, sori, maksud gue Tere Liye yang berbunyi, “Jika ada seseorang yang menyakiti perasaan kita satu kali. Maka itu boleh jadi salah salah pelakunya.”

Dia memang jahat sih. Namun jika untuk kedua kali dan seterusnya, dan orang itu nggak melakukan apa-apa itu tapi kita ngerasa sakit, berarti itu salah kita sendiri. Kita membiarkan diri kita terluka karena mengizinkan rasa sakit itu menyerang kita. Dengan kata lain, sebenarnya kita yang jahat sama diri sendiri.

Sadar nggak, sih, ketika lo meratapi masa lalu itu sama halnya lo menunda masa depan? Detik nggak berhenti bergulir, sedangkan sakit tetap mengukir kalau lo membiarkan ingatan atas luka itu tetap mengalir layaknya sungai keruh.

Mantan yang bikin lo susah move on emang jahat, tapi lebih jahat jika lo pasrah. Yang mana secara nggak sadar menyakiti diri sendiri dengan sesuatu yang udah nggak ada, udah selesai, udah nggak usah diurusin apalagi dirusuhin. Yang menjadikan lo membiarkan hati dan pikiran tersiksa! Yang paling ironisnya, lo nunda kebahagiaan yang udah nunggu lo sambut~

1

Dimanfaatin mantan
Mantan terindah itu ada yang baik, ada pula yang brengsek. Iya, yang masih suka minta ‘jatah mantan’. Memperlakukan lo seperti ketika pacaran, bikin lo melayang-layang mabuk kepayang sehingga lo mau aja menuruti keinginannya. Namun saat lo udah nggak dia butuhkan, lo ditinggal gitu aja, dibiarkan jatuh ke dalam jurang kegalauan. *nyalain gergaji mesin*

Perbuatan ini lebih keji daripada ninggalin pas lagi sayang-sayangnya. Kenapa? Karena udah putus, nggak ada status, tapi masih ngalus. Kan, bangsyaaat~

Beberapa orang kelewat bebal dan betah dalam kebebalannya karena belum bisa move on dari sang mantan terindah. Jadilah dia terima aja dimanfaatin terus menerus, menyakiti diri sendiri, denial pas dinasihatin tapi selalu curhat yang itu-itu aja, lalu yang paling menyedihkan.. enggan menjalani hubungan karena trauma dan berpikir sekaligus merasa, nggak ada lagi yang lebih baik selain mantannya itu. Duh, gue harap lo nggak begitu ya.

Sebab perbuatan itu bagian dari self destructing, menghancurkan diri sendiri. Jadi nggak sayang masa depan dan dirinya sendiri. Padahal kalo nggak pernah mencoba mengenal orang baru dan perlahan membuka hati buat menjalani hubungan, ya mana pernah tau ada yang lebih baik dari mantannya, kan?

2.gif

Terhindar dari jebakan ilusi yang lahir dari ekspektasi
Kebanyakan mantan terindah itu bikin kita berekspektasi bisa balikan lagi, padahal belum tentu. Itu ilusi yang tercipta oleh ekspektasi karena lo berpikir, “Masa iya sih dia tega mengakhiri semua ini? Sekali pun dia tega, tapi hati kecil gue yakin dia masih sayang sama gue meski presentasinya kecil. Mungkin suatu hari bisa balikan.”

Optimis itu boleh, tapi jangan dijadikan bench mark. Keoptimisan itu harus diiringi dengan tanda-tanda positif. Kalo lo yang hanya berasumsi dan menyimpulkan hal itu sendiri, berarti lo sedang meracuni pikiran lo yang kemudian menciptakan ilusi. Ilusi yang bikin lo berpikir masih ada kemungkinan untuk balikan padahal mah..

Jadilah lo menyia-nyiakan waktu yang memberikan proses untuk sembuh dan seharusnya lo gunakan dengan sebaik-baiknya supaya siap menjalani hubungan baru yang lebih baik dan bahagia. Memang, bagian paling malesin itu adalah memulai, tapi kalo selalu enggan untuk memilai, ya lo mana pernah tau hasilnya. Sama kayak lo percaya jodoh nggak ke mana, tapi ya lo nggak ke mana-mana, ya mana nyamperin tuh jodoh. Orang yang bersedia nyamperin lo tanpa lo minta itu ya cuma debt collector.

Sekali pun ilusi itu jadi kenyataan, memangnya lo nggak bosan baca buku yang ending-nya udah ketebak? Emangnya lo mau kenyataan itu terjadi, tapi ujung-ujungnya gagal lagi. Emang sih mantan bisa aja jadi manten, tapi jangan berharap terlalu tinggi kalau nggak mau terhempas lagi~

3.gif

Melewatkan kesempatan
Hati yang patah akibat mantan terindah sebenarnya hanya membutuhkan jeda untuk beristirahat sembari menyembuhkan diri, lalu bersiap untuk melangkah dan jatuh cinta kembali. Bukan untuk berhenti total kayak mobil turun mesin dan hanya mau dihidupkan oleh orang yang sama.

Patah hati cenderung membuat manusia berpikir negatif, ya kalau bisa dialihkan sebagai inspirasi untuk produktif sih bagus. Lah kalau bikin lo menjadi pribadi yang pasif? Itu bahaya bagi kemaslahatan hidup. Lo jadi melewatkan kesempatan dicintai orang yang beneran tulus cuma karena nggak tau gimana menyelesaikan sisa-sisa perasaan yang nggak bisa dipertanggung jawabkan.

You never know that there is someone who loving and waiting for you, but decide to go when they know you can’t escape from your past.

Anjay, bisa aje deh gapura kelurahan~

4.gif

Supaya Tuhan segera menjalankan skenario cerita berikutnya
Kadang kita nggak pernah tahu, kepikiran atau menyadari, bahwa setiap perpisahan itu seperti batu pijakan yang mengantarkan perjalanan kita bertemu seseorang yang disebut sosok yang tepat dan terbaik. Yang jelas, kemungkinannya bukan mantan terindah. Dia hanya nampak indah saat kita mengenang, tapi mengenang nggak sama dengan mengulang.

Siapakah sosok terbaik itu? Ya masih rahasia waktu. Bayangin deh diri lo di masa depan sedang nunggu lo benar-benar siap untuk dipertemukan dengannya lewat tangan semesta. Gue yakin Tuhan itu ngasih dua opsi untuk sosok terbaik: lo memilih atau dipilih, keduanya lo sendiri yang menentukan.

Masalahnya, kalau lo masih betah jadi seorang masokis yang mengharapkan mantan terindah, ketika Tuhan menjalankan skenarioNya, tapi masih dalam momen lo belum siap. Ya gagal maning son. Kalau udah begitu ya jangan nyalahin Tuhan atau menganggap Dia nggak adil.

Mau tau siapa bocoran sosok terbaik itu?

Sosok yang terbaik adalah dia yang membuat lo selalu memperbaiki diri, dan lo juga turut memperbaiknya. Dialah seseorang yang menerima seutuhnya; selebih-kurangnya manusia. Tanpa menyoalkan apa pun selain membiarkan lo jadi diri sendiri. Dialah seorang yang mencintai dan membuat lo bahagia serta selalu berprinsip saling, bukan paling. Dia bakal datang ketika lo udah siap menjalani hubungan yang serius dan berlandaskan komitmen yang kuat.

Itulah kenapa lo harus move on dari mantan terindah. Move on itu sebuah keharusan, bila karenanya pikiran dan hati lo terbelenggu untuk melangkah. Gimana lo bisa merasa bahagia sama seseorang yang tulus menyayangi kalau hati lo masih dibelenggu masa lalu? Pokoknya, lo berhak bahagia tanpa meminta izin siapa pun.

5

Sebenarnya, hanya satu yang harus dilakukan kepada mantan terindah, yaitu menerima bahwa dia udah jadi mantan, indahnya cukup di masa lalu aja. Terimalah semua itu, legowo, rapikan diri pelan-pelan sampai kelak lo dipertemukan dengan seseorang yang berpikir buat berpisah aja enggan sampai hela napas terakhirnya diembuskan. Wadih!

Lo yang memegang penuh kendali atas hati lo sendiri. Jangan mau diatur sama masa lalu kalau itu justru membuat lo semakin mundur. Bahagialah dengan cara dan pilihan lo sendiri, bukan karena mantan, apalagi kalau sekarang keadaannya dia udah bahagia sama pasangan baru.

So, when you’ll begin to move on?

Advertisements

2 thoughts on “Ini 5 Alasan Kenapa Lo Harus Move On Dari Mantan Terindah!

  1. Point penting dari ‘move on’ itu cuma konsistensi, Len. Niat sama usaha itu harus berbarengan. Terus larut dan berharap bakal balikan itu gw rasa buang2 waktu. Kita bakal melewatkan banyak kesempatan ketemu orang baru, suasana baru, dan bahkan sesuatu yang bisa kita dapetin lebih dari yg kita bayangkan. Terpuruk itu menyedihkan, pembodohan mengatasnamakan cinta. Sampai yang kaya sedih kalo kepikiran, sedih kalo tau si sang mantan udah pindah ke lain hati.

    Sabar!
    Apa susahnya menunggu untuk menjemput hal yang lebih baik? Kalo si doi udah bilang ngga, jangan maksain dia dan diri kita sendiri. Cari kebahagiaan lain. Cari aktivitas yang bisa bikin kita lupa!

    Jangan terlalu mikirin dunia!
    Dunia ini dinamis, tapi kalo kamu stuck disitu aja berarti kamu ga hidup. Cuma raga yang hidup tapi mindset dan hati nggak. Down to earth and take a good look, inget, dunia ini cuma sementara. Akan ada banyak hal indah menanti, dibandingkan cuma galau ga karuan karna gagal move on.
    Mulai pelan2, proses itu gabisa langsung sekaligus. Memang bertahap.

    Kuncinya cuma niat -> merelakan -> sabar -> usaha utk keluar dari zona galon -> sabar lagi -> perbanyak mendekatkan diri pada the one and only Allah -> konsisten!
    Dah. Usaha yang dinilai intinya mah.

    P.s
    Len, Raisa cuma nyanyiin doang bukan yg nyiptain 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s