Merindukanmu Malam Ini

large

malam ini, rindu datang menyapa.
entah dari mana asalnya dan sebab apa
ia pulang berkelana dan mecatut nama tepat di kepala
yang seharusnya bukan kau juga bukan siapa-siapa

rindu adalah pedang bermata dua
dan pikiran yang menghunuskannya
aku ditikam di bagian dada dengan santun, perlahan, dan dalam
padahal cahaya cinta telah lama padam

andaikata rindu adalah dosa
ini adalah contoh kecil api neraka
yang begitu menyiksa dada.
membuat mata berkabut
bibir ini merengut
nadi berdenyut

aku selalu berlatih keras
menyiksa diri untuk terlihat baik-baik saja
meskipun kenyataan berbicara
pikiran dan hatiku cemas

kau memang telah pergi, tak peduli seberapa jauh
namun rindu ini membuatmu terasa dekat
sebab kita pernah saling berlabuh
hingga memutuskan minggat

melihat kenangan melambaikan tangan
mengajak ingatan berdansa
membangkitkan angan
membangunkan rasa

aku hanya ingin mendengar suaramu
meski kusadar betul hak itu bukan atas izinmu
walau pun kau hanya bayang semu
tak kutampik kuharap sebuah temu

hai, apa kabar kau di sana? di sini aku hanya bisa berdoa
semoga kau selalu bahagia dan baik-baik saja

semoga kau masih ingat aku, tidak pun tidak apa-apa
tulisan ini hanya sebagai sebuah salam
dari aku yang sedang merindukanmu.

Depok, 17 Mei 2015 pukul 02:28 pagi

Advertisements

4 thoughts on “Merindukanmu Malam Ini

  1. Apakah itu rindu?
    Bila orang yang sedang diharapkan untuk kembali bercengkerama masih ada di hadapan kita, Bila jarak yang memisah hanya kurang dari sejengkal tangan ini???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s