Di Antara Kita

tumblr_mdn9cq8ZcE1rpwekoo1_1280

 

source: tumblr

Saat malam masih rendah, aku bersembunyi dari lomba lari yang diselenggarakan debar jantung.
Sebab, aku ingin menceritakan sebuah hal tentang kamu dan rasa-rasa yang menjadi frasa atas ketegangan tiap nadi yang berdenyut untuk cahaya senyummu.

Engkau, pada mulanya seperti sebuah pelangi, dan aku seorang penerjemah payah yang tuna netra. Aku mencoba memahamimu dengan semua kemampuanku memahami warna tanpa harus lancang menikmati keindahanmu. Dan, entah pada hari apa, dan entah kenapa aku merasa sebuah jarak ganjil antara kita lewat ketinggianmu yang tak bisa kuraih.

Aku pernah membayangkan kita menikmati pemandangan bahagia dari sayap semesta tanpa harus bersama. Karena setiap kali aku merindukanmu, aku harus lekas pulang pada rumahku, menumbangkan harapan, atas nama tahu diri.

Pada akhirnya, kau hanya harus tau sebuah hal tentang aku; seseorang yang mengangankanmu menginginkanku. Sebelum luka tercipta di antara kita lewat waktu, mungkin ada baiknya aku berdoa saja untuk cahaya senyummu lalu pergi.

… Karena malam telah meninggi dan denyut jantungku perlahan berhenti.

Bertukar flash fiction sederhana, bersama editor muda bernama @tehpocii baca juga tulisannya dia ya. 🙂

Advertisements

6 thoughts on “Di Antara Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s