Maaf!

“Maaf!”

“Maaf!”

“Maaf!”

Tiga kali kata itu terucap dari mulut seseorang yang mengetuk pikiranku dari dalam.

“Kenapa?” tanyaku kepada sang pemilik suara, yang sedang kutebak dia siapa.

“Aku ingin meminta maaf.”

“Untuk apa?”

“Untuk kesalahanku, karena dulu aku telah meninggalkanmu.”

“Oh, tak apa, tak meminta maaf pun pasti aku maafkan.”

“Sungguh?”

“Ya, sungguh. Tapi aku juga sebenarnya ingin meminta maaf padamu.”

“Untuk apa?”

“Untuk pilihanku, karena sekarang aku ingin meninggalkanmu.”

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s